Berau Kembangkan Potensi Wisata, Kreasi Makanan Olahan dan Souvenir Menjadi Peran Deskranasda
(Ketua
PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor saat memantau kegiatan di Deskranasda
Berau )
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
TANJUNG REDEB-
Ditetapkannya Berau masuk Destinasi ke 16 perioritas Pemerintah Pusat dibidang
pariwisata sejak tahun 2014 lalu, karena potensi pariwisatanya sangat
alami tidak tersentuh teknologi paling bagus dari wisata lainnya se Indonesia
salah satunya Bunaken.
Kondisi ini tinggal bagaiamana kesiapan
Pemkab Berau mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana
pendukung. Apalagi Maratua dipersiapkan landing pesawat pesawat kecil
otomatis peluang negara-negara luar masuk kelokasi wisata milik Bumi Batiwakkal
sangat memungkinkan.
“Melihat
kondisi perkembangan Berau saat ini, dari kesiapan hotel-hotel sudah banyak dan
sudah mendukung,” kata Ketua PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor saat melantik PKK
dan Deskrnasda Berau baru-baru ini.
Dukungan lainnya lebih penting tidak lain
mempersiapkan kreasi makanan olahan menjadi ciri khas Kabupaten Berau, lewat
pengemasan menarik dan tahan lama sehingga bisa dibawa . Lainnya juga harus
dibuat oleh daerah menjadi ciri khas termasuk soupenir juga dibawa pulang
para wisatawan.
”Disinilah peran Deskrnasda membawahi para
UMKM dan IKM dapat memacu seluruh UMKM dapat mendukung program Pemkab Berau
dalam memgembangkan potensi wisata yang dimilkinya,”ujar Norbaiti lagi.
Sementara Sekretaris Deskrnasda Berau, Endang
Iriani saat dikonfirmasi Pos Kota Kaltim mengatakan dukungan Deskranasda Berau
sebagai daerah kunjungan wisata, dengan jalan menghimpun semua pengrajin yang
ada di Bumi Batiwakkal.
“Pengrajin kita himpun, diinvetarisir dan
kita berdayakan melalui kegiatan pelatihan-pelatihan guna memacu peningkatan
Sumber Daya Manusia (SDM),”terang Endang Iriani.
Untuk saat ini tambahnya sesuai potensi
melimpah dimilki Berau yakni ikan maka kegiatan Industri Kecil Menengah (IKM)
dibimbing mengembangkan potensi pengolahan ikan menjadi bahan makanan jadi
seperti Nuget, sosis dan pentolan.
“Hasil pendataan terakhir kita tahun 2021
terdata IKM aktif berjumlah 987 IKM mengembangkan bemacam macam kerajinan
dan olahan,”tukasnya lagi. (sep)